photorealistic image

photorealistic image adalah : Pergeseran dalam Visualisasi

Selama beberapa tahun terakhir telah terjadi perubahan secara bertahap dalam industri Visualisasi. Terutama terkait dengan sektor render Arsitektur, saat ini telah berevolusi menjadi bidang lain, dibantu dengan kemajuan perangkat lunak dan teknologi kita, sekarang kita dapat melihat gambar dalam situasi sehari-hari seperti animasi, film, website, kemasan dan iklan.

Dengan kemajuan dala pemberian output dan kemampuan lainnya. berikutnya adalah untuk menciptakan citra foto yang dihasilkan komputer realistis. Sekarang kemungkinan untuk meningkatkan bar dalam hal kualitas citra seniman yang mampu menghasilkan dan juga harapan di dalam diri mereka seperti apa mereka siapkan untuk ‘menerima’ sebagai gambar yang baik.

Ini perkembangan dari kualitas artistik yang dianggap dapat diterima untuk industri visualisasi arsitektur, untuk akurasi foto secara fisik berdasarkan realistis yang diperlukan untuk industri fotografi akan menjadi tantangan terbesar bagi banyak pihak, studio visualisasi yang baik. Foto citra realistis dan representasi menggunakan CGI selalu menjadi ‘Holy Grail’ untuk hampir setiap artis CGI. Dan dengan kemajuan terlihat pada teknologi ini sekarang, lebih baik dari sebelumnya. Dengan produsen dan retailer melihat CGI sebagai alternatif yang tepat untuk fotografi ada pangsa pasar yang nyata dan hadir untuk citra gambar yang dihasilkan komputer untuk fotografi yang ditetapkan

design-ruang-makan-minimalis

gambar 3D biasa menggunakan 3Dmax

desain-interior-dan-furnitur-ruang-makan

gambar photorealistic image

Gaya photorealistic image :

Lukisan Photorealist tidak bisa ada tanpa foto. Dalam fotorealisme, perubahan dan gerakan harus melebur menjadi satu yang kemudian harus akurat yang diwakili oleh seniman. Mereka mengumpulkan pencitraan Photorealists dan informasi dengan kamera dan foto. Setelah foto itu dikembangkan (biasanya ke slide foto) secara sistem artis akan mentransfer gambar dari slide foto ke kanvas. Biasanya ini dilakukan baik dengan memproyeksikan slide ke kanvas atau dengan menggunakan teknik jaringan tradisional . Seringnya Gambar yang dihasilkan berupa salinan langsung dari foto asli tapi biasanya lebih besar dari foto asli atau slide. Hal ini menyebabkan gaya photorealist yang ketat dan tepat, seringkali dengan penekanan pada citra yang memerlukan tingkat tinggi kecakapan teknis dan keahlian untuk mensimulasikan, seperti refleksi di permukaan specular dan kekakuan geometris pada lingkungan buatan manusia.

Evolusi teknologi telah melahirkan lukisan fotorealistik yang melebihi apa yang mungkin pikirkan tentang lukisan, lukisan-lukisan yang lebih baru oleh photorealists kadang-kadang disebut sebagai “. Hyperrealism” Dengan teknologi baru dalam kamera dan peralatan digital, seniman dapat menjadi jauh lebih terorientasi dalam karyanya.